Mimpi March 28, 2007
Posted by agusza in Aswaja.trackback
“Para Shahabat.. tadi malam kalian mimpi apa ?”
Mungkin Anda blm tahu, pertanyaan itulah yg sering diterima para Shahabat RA di pagi hari dari Rasulullah SAW.
Siapa bilang mimpi kembangnya tidur ![]()
Sabda Rasulullah SAW : “Idzaqtarabazzamanu lam takad rukyal muslimi takdzibu” (HR Muslim), Ketika kiamat telah mendekat, mimpi seorang muslim hampir tidak ada dustanya
“Rukyal mukmini juz un min sittatin wa arbaiina juz an minannubuwwah”, Mimpi seorang mukmin adalah termasuk satu dari empat puluh enam bagian kenabian.
Imam Nawawi (Syarah Muslim) menulis itung2an 46 itu sbb. Rasulullah SAW berada di Makkah kan 13 thn, terus Madinah 10 thn, total 23 thn = 276.
Nah… sebelum pelantikan jadi Rasul dg menerima wahyu melalui Malaikat Jibril AS, beliau menerima wahyu melalui mimpi, diriwayatkan selama 6 bulan. Barusan saya buka kalkulator, ternyata 6/276 = 1/46 pas spt hadits di atas. Subhanallah.
Ngomong2 ada gak warga Nahdliyyin yg pernah mimpi Kanjeng Nabi ? Kalau ada jangan bilang2 (kecuali Guru sendiri), biar gak jadi riya’ (pamer) atau malah sombong, soalnya itu mirip SK kenaikan pangkat buat Anda, jadi justru dijaga jangan sampai pangkatnya melorot lagi.
Dari Shb. Abu Hurairah RA, Rasulullah saw. bersabda: Barang siapa melihatku dalam mimpi, maka dia benar-benar telah melihatku. Sesungguhnya setan tidak dapat menjelma sepertiku (HR Muslim).
http://hadith.al-islam.com/bayan/Display.asp?Lang=ind&ID=1305
Dari Abu Qatadah RA, Rasulullah SAW bersabda: Barang siapa yang melihat aku dalam mimpi, maka dia benar-benar melihat sesuatu yang benar (hak).
Asyik kan cerita ttg mimpi ?
Iyya Pak.. asyik sekali kalo berbicara tentang mimpi. Apalagi dejavu.
saya punya teman habib , masih keturunan rasulullah
ketika itu dia saya tanya ‘mengapa rasulullah sering turun ke dalam mimpi2 para habaib ?’
kemudian teman saya menjawab .. para habaib memang sering mimpi ketemu rasulullah, dikarenakan
1. karena silsilah
2. karena para habaib lebih mencintai kakek mereka (rasulullah) ketimbang orang lain.
sehingga dengan dasar cinta itulah rasululllah sering datang pada mimpi para habaib
sekarang pertanyaannya … kita bukan habib, tetapi kita mencintai rasulullah… kapan rasulullah mau mengunjungi kita ?
Assalamualaikum
Pak saya pernah baca di banyak buku,distu ditulis ada amalan2 khusus agar kita dapat berjumpa dengan Rasulullah. Nah apakah memang mimpi itu datangnya memang murni karunia Allah atas cerminan sikap kita atau bisa datang instant melalui amalan??Mohon bimbingan dari Bapak