Agus Zainal Arifin

r.i.h.l.a.h

Paper dan kartu nama

Leave a comment

Mengapa ya ? kok sepertinya sulit cari ide buat bikin paper.
Mengapa juga ya, kok sepertinya suatu masalah itu tidak ada yang bisa menjawab selain diri kita sendiri, kadang termasuk Supervisor sekalipun?

Walaupun saya masih belum berpengalaman menjawab pertanyaan di atas, ijinkanlah saya mencoba menuangkan kelebatan pikiran ini walaupun sepatah atau dua patah kalimat.

Pada dasarnya kita ini bukanlah pencipta suatu ide, bukan pula pencipta sebuah fakta hasil jikken / eksperimen. Kita hanyalah sekedar penemu, dan bukan pencipta. Menemukan sangat berbeda dengan menciptakan.

Menciptakan itu dari sesuatu yang tidak ada menjadi ada, sedangkan menemukan itu dari sesuatu yang sudah ada tapi belum ketemu menjadi ditemukan. Karena itulah hasilnya kita sebut penemuan dan buka penciptaan. Dengan demikian masih banyak sesuatu yang belum diketemukan itu. Hanya saja tidak banyak diantara kita yang bisa membuka tabir penutup benda tersebut, sehingga kita bisa berteria eureka!!!

Rupanya banyak diantara pakar untuk menuju ke sana diantarkan oleh faktor bernama kebetulan. Faktor ini walaupun sulit dibantah, namun tidak bisa diikuti oleh setiap orang. Apalagi dengan trial and error, tidak bisa dikatakan bahwa hasil trialnya itu pasti bebas dari error, bahkan yang sering malahan penuh error.

Jalan yang paling mulus untuk mengantarkannya ternyata adalah mempelajari sejarah. Kata pepatah pengalaman adalah guru yang paling baik. Bagaimana orang-orang dulu berhasil menemukan A, B, dst seperti tertuang dalam paper2 yang banyak tertumpuk di perpustakaan itu. Bagi mahasiswa S3, membaca puluhan paper itu bukan lagi saran, tapi sudah kewajiban. Bahkan kalau perlu ratusan paper harus dikumpulkan untuk disaring beberapa puluh diantaranya yang paling relevan.

Sejarah penelitan ini tidak hanya menunjukkan bagaimana mereka menemukannya, namun juga sangat penting untuk menopang teori yang akan kita pakai sebagai dasar. Mengapa demikian ? sebab untuk meneliti dari tingkat dasar, kita membutuhkan waktu yang tidak sedikit, juga tenaga, biaya, dan sebagainya. Dengan memakai dalil yang sdh ada tersebut, kita akan dimudahkan dan diringankan usaha kita dengan hanya cukup menyebut pendahulu tersebut. Bahasa agamanya adalah taqlid. Karena itulah kita sangat prihatin melihat maraknya pembasmian metode taqlid ini, sebab dalam dunia ilmiah, taqlid bukan lagi anjuran, namun sdh kebutuhan riil.

Ikhtiar kedua, disamping memperbanyak koleksi paper, kita juga selayaknya mencari teman seilmu. Dalam berbagai kesempatan hendaknya dibangun sebuah persahabatan khusus antar mahasiswa yang sebidang. Bahkan pada saat conference nasional apalagi internasional, hendaknya kita banyak berkenalan dengan hadirin. Kartu nama kita kumpulkan sebanyak-banyaknya, khususnya dari para professor yg ceramah. Mengapa perlu kita bangun hubungan ini ? Sebab ada kalanya masalah yang kita hadapi dalam riset bisa jadi tidak bisa dijawab oleh supervisor. Dalam kondisi demikian, para pakar tersebut adalah alternatif bagus untuk bertanya. Mereka pada umumnya akan menjawab dengan senang hati, asalkan kita bisa menyampaikan dengan baik dan benar.

Yah, baik dan benar ini memang relatif. Adakalanya professor itu tidak membutuhkan bahasa halus nan sopan, tapi tidak sedikit pula yang enggan menjawab pertanyaan yang tidak didahului mukaddimah sopan santun. Apalagi kalau tidak ada alasan mengapa dia yang harus kita tanyai masalah tersebut. Alasan terakhir inilah yang bisa dijawab dengan mengatakan kepada beliau bahwa kita pernah bertemu sebelumnya atau sempat mendengar pidato beliau saat conference atau dikenalkan oleh seseorang, dan sebagainya. Insya Allah jawaban akan kita temukan dari sana.

Demikian sedikit coretan mengenai 2 keyword besar ini, paper dan kartu nama, mudah2an bermanfaat.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s