Agus Zainal Arifin

r.i.h.l.a.h

Bersabar

Leave a comment

Bersabarlah !
Sampai kapan kita harus bersabar ?
Jawabnya adalah sampai kapanpun, selama masih tinggal di alam dunia, tetap butuh kesabaran.
يا أيها الذين آمنوا استعينوا بالصبر والصلاة إن الله مع الصابرين
Hai orang beriman, mintalah dengan cara sabar dan shalat (berdoa). Sesungguhnya Allah menyertai orang-orang yang sabar.

Menunaikan shalat butuh sabar, kuliah, mengerjakan tugas, bekerja, dan menahan diri dari pancingan lingkungan untuk maksiatpun perlu kesabaran tinggi. Belum lagi musibah, cobaan, fitnah dari teman, kedhaliman orang kuat, perampasan hak, semuanya juga butuh dihadapi dengan sabar.

Sayyid Abdullah Al-Haddad membagi kesabaran ke dalam 4 wilayah.

  1. Sabar untuk ketaatan
    Bentuk :

    1. Batiniyah : Ikhlas dan hadirnya hati saat menunaikannya
    2. Lahiriyah : Konsisten menunaikannya dan menjaga tata caranya sesuai syariat. Dalam bekerja harus tetap konsisten memilih hanya yang HALAL saja. Belajarpun harus tetap sabar menunaikannya secara kontinyu. Shalat dan puasapun butuh kesabaran menunaikannya agar menjadi sempurna.

    Cara memotivasi :
    Dirangsang dengan pahala dan janji Allah bagi yang mau bersabar.

  2. Sabar dari maksiat
    Bentuk :

    1. Batiniyah : Mencegah jiwa dari membicarakan maksiat apalagi condong simpati terhadapnya. Sebab awal dari maksiat biasanya adalah dari bisikan halus di dalam dada.
    2. Lahiriyah : Menjauhi maksiat itu secara fisik dan menghindarkan diri dari komunitas tersebut.

    Cara memotivasi :
    Ingatkan dengan ancama Allah bagi mereka yang nekat bermaksiat.

  3. Sabar terhadap hal yang tak diinginkan (Makarih)
    1. Makarih yang langsung, seperti sakit, kerusakan, kehilangan harta, ditinggal mati kerabat atau shahabat.
      Bentuk sabarnya :

      1. Batiniyah : menghindari kesedihan mendalam, mengajukan komplain dan ketidak-puasan kepada Allah SWT.
      2. Lahiriyah : menghindari bercerita ke siapapun, jangan mengeluhkan Tuhan ke makhluk, padahal tak akan ada solusi, yang ada kadang ejekan (rasain, sukurin, dll) atau bahkan keluhan tandingan (belum seberapa dibanding A, B, dsb).
        Al-Qur’an menjelaskan : لا يسأل عما يفعل وهم يسألون
        Dia tidaklah akan ditanya mengenai apa yang diperbuatNya, justru merekalah (manusia) yang akan ditanyai kelak.

      Cara memotivasi :
      Ingatkan bahayanya komplain, pengaduan Tuhan ke makhluq, dan sejenisnya tadi akan menghilangkan pahala (bila mau bersabar menerimanya) dan mungkin bahkan mengundang siksa Tuhan. Keluhan kepada sesama makhluk tak kan berguna, sebab hanya Allah yang bisa mendatangkan manfaat dan menghilangkan madharat. Sebaliknya kalau mau sabar, maka akan mendapatkan balasan pahala dari Allah SWT.
      Beriktiqad bahwa Allah telah memilihkan sebuah keadaan yang terbaik baginya (menurut Allah). Karena sudah dipilihkan yang terbaik, maka layaklah untuk ridla kepadaNya.
      اعبد الله تعالى بالرضا فإن لم تستطع ففي الصبر على ما تكره خير كثير
      Ibadahlah pada Allah dengan ridla. Bila engkau tidak mampu, maka di dalam sabar atas segala yang tidak diinginkan itu terdapat banyak kebaikan.
      من لم يرض بقضائي ولم يصبر على بلائي فليلتمس رباً سواي
      Barang siapa tidak ridla dengan keputusanKu dan tidak mau sabar atas cobaanKu, maka carilah tuhan selainKu.
      Catatan : Bersabar mencari solusi disertai doa, adalah senjata ampuh untuk mengatasinya. Berobat ke dokter, mencari yang hilang, memperbaiki yang rusak, dan lain-lain dijalankan dengan SABAR sambil mohon bantuan Allah SWT.

    2. Makarih yang disebabkan seseorang, yang menyakiti fisiknya, kehormatannya, atau hartanya.
      Bentuk sabarnya :

      1. Mencegah diri dari membenci orang tersebut
      2. Jangan sampai bersimpati pada kejahatannya
      3. Memaksa diri agar tak mendoakannya jelek atau membalasnya. Dengan melonggarkan jiwa, mau memaafkan, dan menyalaminya, dengan berharap pertolongan Allah di dunia ini dan berharap pahala di akhirat nanti.

      Cara memotivasi :
      Ceritakan fadlilah (keutamaan) orang yang berhasil meredam amarahnya, menghapus dendamnya, dan mau memberinya maaf. Al-Qur’an menjelaskan :
      فمن عفا وأصلح فأجره على الله
      Faman afa wa ashlaha fa ajruhu alallah. Barang siapa mau memaafkan dan (justru) berbuat baik, maka pahalanya ditanggung oleh Allah.
      Rasulullah SAW bersabda : Pada hari kiamat ada panggilan “Berdirilah wahai orang yang pahalanya ditanggung oleh Allah”, maka berdirilah orang-orang yang suka memafkan sesamanya.
      Selanjutnya Rasulullah SAW bersabda :
      أحبكم إلي وأقربكم مني مجلساً يوم القيامة أحسنكم خُلُقاً
      Orang yang paling kucintai dan tempat duduknya paling dekat denganku di hari kiamat adalah yang terbaik akhlaknya.

  4. Sabar dalam mengekang Nafsu Syahwat agar tidak condong cinta duniawi
    Bentuk sabarnya :

    1. Batiniyah : Menghindarkan jiwa dari selalu memikirkan dan condong mencintai duniawi
    2. Lahiriyah : Mengendalikan diri dari menghabiskan waktu, tenaga, pikiran, demi mengejar duniawi dan menenangkan diri di sana, sampai melupakan tujuan akhir yakni akhirat, sehingga tidak sempat lagi menjalankan kewajiban ibadah dan kesunnahannya.
      Cara memotivasi :
      Pelajari tentang bahanya lepas kendali nafsu syahwat, selalu sibuk dan merasa sangat sibuk tidak sempat mengabdikan kepada Allah SWT, yang dengan mudahnya akan jatuh ke hal-hal syubhat (tidak jelas halal haramnya) atau bahkan pekerjaan haram. Menganalisa sifat rakus dan cinta duniawi, yang menghabiskan waktu untuk enjoy bersenang-senang dengannya.

Frequently Asked Question (FAQ)
Mengapa sih sudah beribadah, tapi kok malah mendapatkan cobaan ?
Sabda Rasululah SAW ini bisa menjelaskannya :
إن الله إذا أحب قوماً ابتلاهم فمن رضي فله الرضا ومن سخط فله السخط
Sesungguhnya Allah ketika mencintai suatu kaum, maka akan menimpakan cobaan kepada mereka. Bila ridla menerimanya, maka akan diridlai pula. Namun bila murka, maka akan dimurkaiNya pula.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s