Agus Zainal Arifin

r.i.h.l.a.h

Badan bau bisa jadi berpahala kalau…

Leave a comment

Kebersihan sangat ditekankan oleh Islam bahkan disebut sebagai bagian dari Iman. Karena itu tak layaklah bila seorang mengaku beriman tapi penampilannya kumuh, dekil, dan bau. Mandi memang tidak sesering dilakukan orang sebagaimana di daerah tropis, namun sangat banyak hadits yang memotivasi ummat Islam untuk rajin mandi.

Dan tentu saja bila mandinya diniati ibadah (menjalan perintah agama), maka pahalalah yang akan diperoleh, beda kalau hanya berniat untuk persiapan nampang atau biar segar atau mumpung air gratis, atau alasan2 lain sebangsanya.

Mandi jenis ibadah ini harus dengan meratakan air ke seluruh tubuh dengan diiringi niat. Jadi tidak asal siram saja, namun harus betul-betul rata.

Ternyata ada banyak events yang “seyogyanya” disambut dengan mandi. Events ini bukan termasuk event yang WAJIB mandi (seperti setelah jinabat atau haid), tapi hanya events yang disunnahkan untuk mandi. Para ulama telah mengekstraknya dari berbagai hadits concerned dengan mandi, diantaranya:

1. Mandi Jumat
“Siapa yang akan pergi shalat Jumat baik laki maupun perempuan, hendaknya mandi lebih dulu” (Hadits Shahih Riwayat Imam Baihaqi). Dan periode kesunnahan mandi Jumat ini sejak masuk waktu shubuh. Jadi jam 5 subuhpun bila diniati mandi untuk Jumatan itu sdh sah. Bagi yang mengikuti madzhab Imam Maliki, mohon maaf, mandi untuk Jumatan ini justru Wajib bukan sunnah.

2 dan 3. Mandi menyambut Idul Fitri dan Idul Adlha. Periode disunnahkannya dimulai sejak tengah malam, tapi lebih utama setelah fajar (masuk waktu shubuh). Sunnah ini tetap berlaku sekalipun sedang haid atau nifas.

4. Untuk shalat Istisqa (shalat minta hujan)
5. Untuk shalat Khusuf (Gerhana bulan)
6. Untuk shalat Kusuf (Gerhana matahari)
7. Setelah memandikan mayit. “Siapa yg telah memandikan mayit, hendaklah mandi, dan siapa yang turut memikul, hendaklah wudlu” (HR Tirmidzi)
8. Begitu masuk Islam (untuk yg tadinya kafir atau murtad)
9. Sadar dari sakit gila. Tapi kalau selama sakit itu pernah junub, maka bukan sunnah lagi, namun Wajib mandi, karena sdh hadats besar.
10. Sadar dari epilepsi. Penjelasannya seperti nomor 9.
11. Menjelang ihram (haji atau umrah). Alhamdulillah saat ini, miqat umrah di Tan’im atau Bir Ali disediakan kamar mandi, sehingga bisa sekaligus mandi di sana, kalau di apato belum sempat.
12. Menjelang masuk kota Makkah
13. Akan pergi wuquf di Arafah
14. Akan mabit di Muzdalifah, tapi ini praktiknya sulit sekali dengan kesibukan transportasi haji.
15. Akan melempar jumrah tiga (tiap hari tasyriq)
16 dan 17. Akan thawaf ifadlah dan wada’.
18. Setelah berbekam
19. Ketika keluar dari Hammam (onsen Arab)
20. Akan melakukan i’tikaf
21. Tiap malam selama Ramadlan
22. Mau mengahadiri jama’ahan (meeting untuk hal baik), shalat tharawih, tahlilan, ke masjid, dsb.
23. Baligh karena umur (15 untuk laki dan 9 untuk perempuan). Kalau baligh karena mimpi basah, bukan sunnah, tapi wajib mandi.
24. Masuk kota Madinah
25. Setelah membersihkan bulu ketiak, bulu kemaluan, atau potong rambut. Jadi lingkungan CD jangan dibiarkan seperti alas roban, makruh.
26. Expirednya masa iddah
27. Ketika badan mulai bau

Penyebab yang terakhir inilah, yang membuktikan bahwa orang yang badannya apalagi ketiaknya bau itu, ternyata sedang diberi kesempatan oleh Allah SWT untuk meraih pahalaNya, yakni dengan bersegera mandi.

Hayo, sudah mandi belum?

Wassalam
Hiroshima, 23 Sept 2005
Agus

Ref: Kitab Tuhfatul Habib ala Syarhil Khathib

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s