Agus Zainal Arifin

r.i.h.l.a.h

Searching Kerabat

Leave a comment

Beberapa lama tinggal di manca negara terutama daerah yang makmur spt halnya Jepang ini, orang terkadang timbul kesulitan dalam menyalurkan sedekah, baik sedekah wajib maupun sunnah. Sedekah wajib zakat fitrah, tidak bisa tidak harus kepada fakir miskin. Sedangkan sedekah wajib zakat maal bisa ke 8 golongan seperti disebutkan QS At-Taubah 60. Sedangkan sedekah sunnah bisa lebih bebas lagi.

Namun kadang ada satu hal yang terlewatkan, yakni sedekah kepada kerabat. Lho… kerabat ? yah… kerabat ini juga punya hak untuk disedekahi. Bayangkan bila di kampung, kehidupan mereka sangat payah, cari nafkah untuk anak dan istrinya begitu susah, pontang-panting cari uang buat biaya SPP anaknya, bahkan untuk makan saja mereka kadang harus hutang, sementara saudaranya yang lain sampai merasa kesulitan untuk menyalurkan sedekahnya. Bisa dibayangkan bila mereka mengetahui kondisi yang sebenarnya, tentulah sangat mengenaskan.

Karena itulah, tidak hanya data di internet yang perlu kita searching, namun juga searching mencari sanak keluarga, handai taulan, famili, dan kerabat sangatlah perlu. Lebih-lebih dalam urusan bagi-bagi duit, Rasulullah SAW memerintahkan kita untuk mengutamakan memberi mereka lebih dulu dari pada yang lain. Karenanya dalam hadits diriwayatkan Imam Tirmidzi, beliau bersabda:

سنن الترمذي
الصَّدَقَةُ عَلَى المسكينِ صَدقةٌ وهي عَلَى ذِي الرَّحمِ ثِنْتَانِ صَدقَةٌ وصِلَةٌ”.
Shadaqah kepada orang miskin itu shadaqah (sedekah), namun shadaqah kepada orang yang masih kerabat itu dapat 2, yakni shadaqah sekaligus shilah.

Hadits ini begitu terkenal hingga para ahli hadits yang lainpun memuatnya, spt Imam Ahmad dan Imam Ibnu Majah. Lalu siapakah yang dimaksud dg “Dzir rahmi” atau kerabat dia atas? Yang dimaksud adalah para kerabat yang tidak menjadi kewajiban kita untuk menafkahinya, seperti halnya saudara kandung, saudara sepupu, paman, dll. Mereka yang miskin lebih afdlah untuk disedekahi daripada yang bukan kerabat, sebab 2 perkara akan diperoleh, yakni pahala shadaqah dan pahala bersilaturahim, menghubungkan tali kekeluargaan.

Wassalam
Agus

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s