Agus Zainal Arifin

r.i.h.l.a.h

Kendaraan dan solusi

Leave a comment

Dalam mencapai garis finish tujuan yang kita angan-angankan, jalan menanjak, datar, dan menurun terbentang di hadapan. Sangat jauh dan berat rasanya untuk dicapai. Walaupun sebagian orang lebih memilih berjalan kaki saja, namun orang bijak akan lebih memilih naik kendaraan yang handal, robust, dan save untuk sampai ke sana. Bagaimana memilihnya ?
– Kalau jalanan di hadapan kita menanjak dan sulit didaki, gunakan kendaraan sabar.
– Kalau jalan itu datar dan mudah dilewati, gunakan kendaraan syukur.
– Kalau ternyata takdir menimpa, gunakan kendaraan ridlo
– Kalau memang sudah buntu, dan rasanya tak bisa dilalui lagi, gunakan kendaraan tawakkal, serahkan semuanya kepada Allah SWT.

Hipotesa kita terhadap sebuah problem berdasarkan AlQuran, adalah “fainna ma’al ‘usri yusran, inna ma’al ‘usri yusra”. sesungguhnya pada kesulitan itu terdapat suatu kemudahan, dan pada kesulitan yang sama, terdapat kemudahan lagi yang berbeda.

Mengapa dua kesulitan itu diterjemahkan sebagai sebuah kesulitan, sedangkan solusi diterjemahkan sebagai dua solusi yang berbeda ? Sebab Al-Usri (kesulitan) dinyatakan dengan isim ma’rifat (the problem dan bukan a problem), sedangkan Al-Yusra dinyatakan dengan isim nakirah (an easiness dan bukan the easiness). Untuk cara penyebutan benda, isim ma’rifat (biasanya tanpa tanwin, tp berawalan al) akan mengacu ke benda known, sedangkan isim nakiroh (biasanya tanpa al, tp berakhiran tanwin) mengacu ke benda unknown.

Kalau isim ma’rifat disebut 2 kali, berarti tetap merefer ke benda yang sama, namun kalau isim nakirah disebut 2 kali, maka akan menunjuk ke 2 benda yang berlainan. Dengan kajian sharaf ini, terbuktilah bahwa problem tadi memang ada solusinya, namun disamping solusi itu, sebenarnya masih ada chance untuk meraih inovasi baru, yang bisa jadi belum diduga sebelumnya.

Jadi dengan bermohon kepada Allah SWT, mari kendaraan tadi kita gunakan dengan sebaik-baiknya, untuk mencapai solusi di garis finish dan meraih chance baru yang masih belum terkuak rahasianya. Memperoleh jawaban atas problem itu dan memperoleh berkah / efek positif / advance solution dari adanya problem tersebut.

Di QS Al-Kahfi 109, disebutkan “Lau kaanal bahru midadal likalimaati rabbi…”
Seandainya air laut itu diubah jadi tinta untuk menulis kalimah Tuhan, maka laut itu pasti habis sebelum selesai menulis seluruh kalimah Tuhan ini, meskipun dibuatkan lagi laut serupa berkali-kali.

Ayat Tuhan tidak hanya yang tertulis tekstual di Al-Quran saja, tapi juga yang terbentang luas di seluruh jagad ini. Belum semuanya, baru sedikit sekali yang telah terjamah manusia ciptaannya ini. Bahkan bila air laut bisa ditransfer menjadi tinta printer untuk menulis jutaan paper di jurnal-jurnal ilmiah di seluruh jagad ini, sampai habispun tinta itu, solusi-solusi Allah tak kan pernah habis terpublikasikan.

Allah SWT memotivasi seluruh ummat Islam untuk riset lebih dalam lagi, dengan dijanjikan pasti akan menemukan solusi di kedalaman sana. Sekalipun solusi yang diinginkan belum tercapai, namun solusi unik yang lain mungkin akan “dengan mudah” ditemukan. Optimisme riset yang dicanangkan dalam Al-Kahfi ini jelas mengajak kita berfikir lebih maju dan lebih maju lagi dan tidak putus asa.

Di kegelapan problem keseharian kitapun, sebetulnyapun terbentang rahasia Allah yang belum terungkap. Butuh usaha untuk menemukannya. Karena itulah manusia bukanlah menciptakan, tapi menemukan sebuah penemuan. Bukan dari yang sebelumnya tidak ada menjadi ada, namun dari yang sebelumnya belum terungkap, menjadi terungkap nampak di mata. Bagaimana kita berusaha mencarinya….

Ud’u bish-shabri wash shalah (al-ayat), Supportlah usahamu mencari solusi itu dengan cara sabar (konsistenan dalam mencari, belajar, bertanya, dll) dan diiringi shalah (berdoa kepada Yang Maha Memiliki Solusi).

Betul, usaha dan doa adalah solusi briliannya…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s