Agus Zainal Arifin

r.i.h.l.a.h

60 Kebiasaan di Jepang yang patut ditiru

Leave a comment

http://m.kaskus.co.id/thread/53684be7ab07e721518b45e3/60-kebiasaan-yg-terbentuk-ketika-km-hidup-di-jepang-tp-tdk-akan-berlaku-di-indonesia/

Quote:
Spoiler for
1. Lupa cara untuk mengunci pintu. Bahkan ketika kalian ingat, kalian tidak akan peduli.

Spoiler for
2. Berpikir semua polisi itu baik dan ramah. Mereka bercanda dengan kamu, dan bahkan meminjamkan uang untuk ongkos taxi.

Spoiler for
3. Mereka tidak tahu uang palsu itu seperti apa karena tidak ada yang seperti itu di Jepang. Kecuali, uang fotokopi.

Spoiler for
4. Tidak pernah mengunci sepeda ketika berhenti di suatu tempat untuk suatu keperluan. Tidak ada yang pernah dicuri meskipun meninggalkan barang bawaan di sepeda. Di Indonesia? Kalian harus siap beli sepeda baru.

Spoiler for
5. Minum air keran ketika merasa haus. Kalau minum air keran di Indonesia bakalan keminum apa ya? Ecoli? Giardia? Shigella? Entamoeba histolytica? Di Indonesia, minum air keran dikira norak.

Spoiler for
6. Tidak pernah menghitung uang kembalian dari kasir. Uangnya selalu pas, dan tidak ditukar dengan permen, atau ditawarkan untuk disumbangkan.

Spoiler for
7. Membungkukkan badan ke semua orang termasuk ke orang asing. Di Jepang, sangat umum untuk membungkukkan badan.

Spoiler for
8. Tidak pernah melakukan double-check kualitas produk yang dibeli di tempat, termasuk laptop. Tidak ada barang palsu di Jepang.

Spoiler for
9. Tidak pernah melihat kiri-kanan ketika menyeberang jalan. Di Indonesia, kayaknya perlu untuk senam leher lebih dulu.

Spoiler for
10. Bertelanjang kaki ketika di rumah. Kalau di Indonesia, sepertinya masih banyak yang bertelanjang kaki juga.

Spoiler for
11. Tidak pernah bertanya siapa sebelum membuka pintu.

Spoiler for
12. Tidak tahu bagaimana cara membuang sampah. Sampah yang bisa dibakar atau tidak bisa dibakar? Bahkan kita harus melihat kalender untuk mengetahui sampah jenis apa yang boleh dibuang hari ini.

Spoiler for
13. Menjadi pemakan sayuran.

Spoiler for
14. Mulai berpikir kalau pembajakan itu ilegal.

Spoiler for
15. Kehilangan keingintahuan untuk makan di restoran. Semua restoran terlihat sama di Jepang. Menu yang sama, harga yang sama.

Spoiler for
16. Meletakkan payung di tempat payung di luar rumah. Tidak masalah. Tidak akan ada yang mencurinya.

Spoiler for
17. Tidak tahu bagaimana cara memilih sayuran yang berkualitas. Semuanya terlihat bagus di supermarket.

Spoiler for
18. Tidak bisa menawar. Semua harga di Jepang sudah nett.

Spoiler for
19. Tidak tahu bagaimana cara membuka pintu, kecuali pintu rumah sendiri, karena semuanya menggunakan pintu otomatis.

Spoiler for
20. “Sumimasen” jadi kata-kata yang umum diucapkan.

Spoiler for
21. Lupa cara berselisih. Jepang sangat damai.

Spoiler for
22. Tidak perlu membawa kertas tissue ketika pergi. Setiap toilet umum mempunyai kertas toilet.

Spoiler for
23. Terbiasa membawa 2 dompet. Satu untuk uang kertas. Satu untuk uang koin.

Spoiler for
24. Tidak perlu khawatir tidak ada lift untuk pengguna kursi roda atau kereta bayi.

Spoiler for
25. Percaya penuh dengan ramalan cuaca. Kalau dikatakan tidak akan hujan jam 2 siang, maka saya akan keluar jam 3 siang tanpa payung.

Spoiler for
26. Tidak perlu khawatir dengan sedikitnya jumlah makanan yang dibeli.

Spoiler for
27. Cenderung percaya kalau sea food lebih murah daripada daging.

Spoiler for
28. Sangat merasa bahwa membuang sampah dan meludah sembarangan adalah tindakan yang jahat.

Spoiler for
29. Tidak perlu khawatir akan terdiskriminasi karena perbedaan aksen.

Spoiler for
30. Tidak perlu khawatir akan dicap aneh oleh orang karena “hanya mencoba tidak membeli” di toko mainan. Kalau di Indonesia? Mungkin penjual malah akan marah-marah.

Spoiler for
31. Berpikir bahwa kota yang bersih adalah kebutuhan dasar manusia.

Spoiler for
32. Berpikir kalau setiap sudut tempat umum harus mempunyai vending machine.

Spoiler for
33. Melupakan paham “barang murah semuanya jelek”. Karena toko 100 yen (sekitar 10.000an) memang sangat murah tapi sangat bagus!

Spoiler for
34. Percaya kalau semua sale dan diskon di suatu toko itu benar-benar sale dan diskon. Saya rasa, di Indonesia masih ada yang menaikkan dulu harga dasar barangnya.

Spoiler for
35. Bersiaplah untuk terkejut ketika ada berita tentang kecelakaan. Di Jepang, sangat sedikit kecelakaan yang terjadi karena memang tingkat disiplin orang Jepang di Jalan sangatlah tinggi.

Spoiler for
36. Berpikir kalau membuat kesalahan itu adalah hal yang aneh.

Spoiler for
37. Berpikir kalau semua makanan itu aman dan bersih.

Spoiler for
38. Terbiasa dengan menunggu transportasi publik sesuai jadwal. Waktu keterlambatan kereta api di Jepang cuma 0,19 detik!

Spoiler for
39. Merasa normal bertemu dengan orang tua dengan semangat yang tinggi.

Spoiler for
40. Percaya kalau iklan itu benar.

Spoiler for
41. Walaupun tidak ada yang melihat, tetap mengangguk ketika sedang berbicara di telepon.

Biasanya orang Jepang mengangguk dan mengatakan “Hai, Hai…” di telepon.

Spoiler for
42. Keluar dari kereta secara otomatis untuk memberi jalan kepada orang di belakang ketika kereta nya terlalu penuh.

Spoiler for
43. Menekan tombol lantai kemudian menahan tombol buka secara alami untuk pengunjung lain di dalam lift.

Spoiler for
44. Tidak pernah membunyikan klakson ketika menyetir. Tidak pernah membunyikan bel ketika naik sepeda.

Spoiler for
45. Berbicara “Japanglish” ketika berbicara “English”.

Spoiler for
46. Tidak perlu khawatir walaupun resleting tasmu terbuka. Bahkan ketika meninggalkannya di kursi ketika pergi untuk memesan kopi starbucks.

Spoiler for
47. Berdiri di sebelah kiri eskalator, memberikan jalan untuk orang lewat di sebelah kanan (untuk Osaka, ada di sisi sebaliknya).

Spoiler for
48. Menyimpan sampah di dalam tas dan membuangnya di rumah.

Spoiler for
49. Selalu membawa sapu tangan dan asbak portable.

Spoiler for
50. Menunggu sampai lampu lalu lintas bewarna hijau meskipun tidak ada mobil yang lewat di jalan.

Spoiler for
51. Antri untuk semua hal.

Spoiler for
52. Merasa wajar ketika menerima bungkukan badan di tempat pelayanan umum.

Spoiler for
53. Meletakkan handphone dan dompet di saku belakang, setengahnya dibiarkan terlihat oleh mata orang.

Kalau di Indonesia, sepertinya sudah hilang begitu saja diambil copet.

Spoiler for
54. Duduk di taman dengan bebas. Di Jepang banyak sekali taman yang tersebar.

Spoiler for
55. Membersihkan sepatu sekali dalam setahun. Kok bisa?

Lihat, bersih sekali kan jalanannya? Tidak perlu lagi repot-repot membersihkan sepatu saking bersihnya jalanan di Jepang.

Spoiler for
56. Tidak pernah mengecek apakah ada tissue toilet di dalam toilet karena hampir semuanya adalah toilet elektronik.

Spoiler for
57. Jangan merokok di jalanan. Carilah smoking area.

Spoiler for
58. Tidak perlu mencuci sayuran dengan benar. Bahkan terkadang memasaknya langsung tanpa mencucinya.

Spoiler for
59. Tidak panik ketika gempa terjadi.

Spoiler for
60. Naik kereta api, pergi bekerja, membayar tagihan, semuanya tepat waktu.

Semua kebiasaan ini dapat terjadi karena tingkat sosial masyarakat Jepang yang tertata dengan sangat baik, contohnya, tingkat kriminalitas yang rendah.

Quote:
Komen2 agan2 sekalian, di post #2 sampe ga cukup. ga kalah seru baca komeng2 di bawah ye gan
Spoiler for

Quote:Original Posted By fairlyferredine ►
ente dapat sumber darimane si? gak semuanya benar! Tingkat perkosaan di Jepang tergolong tinggi, bahkan lebih tinggi daripada Indonesia jika dibandingkan dengan jumlah penduduknya. Apa perkosaan itu bukan kriminalitas??

Quote:Original Posted By kadek.hyde ►
These are the differences between Indonesia and Japan!
Banyak yang pro, banyak juga yang kontra dengan thread semacam ini. Membuat thread semacam ini bukan bermaksud “mendewakan” Jepang atau tidak nasionalis dengan negara sendiri, tetapi kembali menyadarkan bahwa Indonesia akan jauh lebih indah bila seperti itu. Orang-orang yang kontra atau selalu melihat sisi negatif tanpa melihat sisi positif dari perbandingan semacam ini, cenderung orang yang sulit belajar dari pengalaman orang lain dan sulit untuk mau berubah ke arah yang lebih baik.
C’mon guys. Ini adalah beberapa kelebihan negeri lain yang patut kita contoh. Tidak bisa dipungkiri bahwa mereka pun juga punya banyak kekurangan. Tapi, untuk apa buat thread banyak-banyak tentang keburukan Jepang? Yang perlu kita contoh adalah kelebihannya, bukan kekurangannya.
Mari kita berubah dengan sungguh-sungguh agar Indonesia bisa mengungguli Jepang! Yang pro jangan cuma sekadar memuji tanpa ada usaha untuk berubah! Yang kontra jangan cuma bisa menghujat TS, karena tidak bisa dipungkiri bahwa negeri kita memang masih sangat banyak terdapat hal-hal yang harus dibenahi. Oleh karena itu, thread perbandingan semacam ini dibuat untuk kembali menyadarkan kita akan pentingnya perubahan ke arah yang lebih baik, bukan bermaksud mencaci maki negeri sendiri. Karena tanpa perbandingan, kita tidak akan tahu di mana letak kelebihan dan kekurangan kita. Kita pun akan sulit untuk melakukan perubahan karena tidak tahu “bagian mana” yang harus dibenahi.

Kalau boleh, taruh page one, gan.

Quote:Original Posted By Ceribe III ►
Ada 1 hal yg sedikit tidak di tambahkan.
Diskriminasi secara social atau stigma masyarakat itu masih kental di kalangan org jepang.

Contoh simple, kalau kita ga paham bahasa jepang dan mencoba komunikasi dgn org untuk tanya jalan. Siap di tinggal pergi dah.
Being a Gaijin = Tough Life.
Di Indonesia sih masih cukup toleran untuk meladenin org asing yg nyasar dan bertanya biar kata bahasa nya 1 ayam dan 1 bebek.
HAHHAHAHA

Peace brother.

Quote:Makasih agan2 sekalian cendol, bata serta semen nya

Bangun rumah butuh semen & bata, tp kalo haus minum cendol dong

Quote:SUMBER 1  (keepo.me)
SUMBER 2  (mp.weixin.qq.com)

Quote:Original Posted By Silahkan diliat juga gan ►

[Must Read] Trik – Trik Social Media Yang Mungkin Agan Belom Tahu  (www.kaskus.co.id)
Agan Suka Dengan Hamster Yang Menggemaskan? Coba Lihat Dulu Pantat Hamster  (www.kaskus.co.id)
Patah Hati,Gadis Cantik Ini Broadcast di Instagram,lalu Bunuh Diri(+Gambar Dia Tewas)  (www.kaskus.co.id)
Kisah Shoko Tendo, Putri Bos Yakuza: Tatto, Diperkosa, Hingga Membuat Buku  (www.kaskus.co.id)
23 Adegan Fail Akibat Nge-Pause di Saat Yang Salah  (www.kaskus.co.id)
Maukah Agan Naik Pesawat Bersama Pramugari Sexy Ini?  (www.kaskus.co.id)
Agan Pasti Ngakak Klo Liat Orang Kaya Gini Di Angkot  (www.kaskus.co.id)
Geng Modern Kini Anggotanya Anak Sekolahan Gan! (BB 17++,Agak Sadis)  (www.kaskus.co.id)
Pasang Foto Cewek IGO Sexy, Cara Mudah Populer Di Sosmed (Bonus Foto IGO Gans!)
[URL=”http://www.kaskus.co.id/thread/52ce1ac541cb17b9438b47cd/hot-mama-yang-berkarir-cemerlang-di-bollywood”%5DHot Mama Yang Berkarir Cemerlang di Bollywood  (www.kaskus.co.id)
5 Hal yang Harus Didapet Biar Liburan Gak Sia-Sia  (www.kaskus.co.id)
[/URL]
Quote Reply
profile picture
reborn_x
Aktivis Kaskus 06-05-2014 09:43 #2
Quote: Komeng agan2 sekalian nih!
ada yang PRO, KONTRA
ada juga yang NETRAL
nah ini debat yang mantap gan, kaskus banget, kaya gini yg bikin ane betah di sini, asal sesuai tata krama berforum aja nyamepeinnya

Spoiler for
Quote:Original Posted By aditmaryadi►
Di Indonesia banyak banget diskriminasi akibat perbedaan aksen gan, kayak yg pernah ane alamin waktu pertama kali pindah ke makasar. Aksen beda dikit aja udah diketawain, secara ane orang Jawa

Quote:Original Posted By Versaillez28 ►
Wah sampai dunia berakhir Indonesia nggak bakal bisa kayak Jepang
Nilai dan pandangan hidup di sini itu yang penting bisa hidup masa bodoh dengan kualitas, bisa makan aja udah sukur, banyak pemakluman yang dibiarkan dinegeri ini
Padahal negeri ini menurut ane super kaya, apa sih yang gk ada di Indonesia?
cuman mental SDM-nya saja yang kurang, metal rakyat jajahan, apatis, mudah puas, yang penting hidup
Quote:Original Posted By Besabu ►
ane yakin di Indonesia juga bisa kyk di jepang,
cuma kembali lagi ke orangnya, kita selalu iri lihat disiplin di jepang, tapi kita gak pernah mau belajar displin
kita terbiasa dengan urak”an, di kasi peraturan malah banyak yg komplen
di buatin taman yg bagus gamau ngerawatnya, buang sampah sembarangan,
kalo udah banjir yg di salahkan pemerintah.
maunya org” indo tiap bulan di kirim ke jepang biar tau disiplin itu gimana
Quote:Original Posted By escafl0wne ►
Nambahin gan,
– kalo disana jgn takut kerjaan kita ga dihargain, bahkan pelayan di resto(waiter/tress) atau pedagang sekalipun pasti dapet ucapan terima kasih, kalo sini kan jarang banget udah bayar, lengoz pegi aja. Ucapan ‘gokurou sama’ biasanya diucapkan atasan/rekan kerja sebagai penghargaan atas kerja kita hari ntu gan

– mereka ga suka kerjaan tanggung gan, makanya banyak pekerja sono yang rata-rata pulang telat, kalo sini ?
mereka kalo jadi sales, bener-bener ditekunin jadi sales, bahkan jadi baj*ngan pun ga nanggung, skali ngonar bobol m-mart, ato nyulik sekalian, ga pernah gw liat disono ada yang malakin kelas srebu dua rebu

– orang disono kek robot gan, ampir jarang ente nemuin jalanan rame orang ngobrol, masing-masing sibuk sendiri. Kecuali kalo emang pas lagi kongkow ye gan

– masalah otaku disono…
g tau juga ye, pas ane di aono ga sempet jadi otaku
Quote:Original Posted By kydenawainru ►
lain ladang mah lain belalang…
kalo di sini gak mungkin bisa d samain ma di sono… hal wong tempat n manusianya aja beda…

kadang emang rumput tetangga lebih hijau sampai2 kita lupa bersyukur dengan apa yang sudah kita punya…
Quote:Original Posted By densalman ►
Dilihat dari sejarahnya dan sekarang Jepang emg faktanya gan kemajuanya pesat banget yang dimulai dari budaya sertiap pribadi yang disiplin dan didukung ame pemerintahnya. (Sepertinya faktor besarnya adalah kesadaran diri ya gan).

Tapi kayaknya hidupnya terlalu flat gan, dengan penuh aturan yang “membatasi” faktanya juga kasus bunuh diri disana masih tinggi ngeriii, mungkin salah satunya itu ketidak mampuan diri untuk mengikuti lingkungan, nah hal ini yang belum ada solusi dari pemerintahnya.

Nice inpoh gan, ambil positifnya semoga negara kita Endonisa dapat berinovasi atas kebiasaan.

Quote:Original Posted By croootzs ►
WOY TONG AMPE KIAMAT INDONESIA GAK BAKALAN PERNAH BISA JADI KEK JEPANG GITU PULA SEBAIKNYA

JADI LO LO SEMUA GAK PERLU TERUS MENERUS NGEBANDINGIN JEPANG SAMA TANAH AIR LO SENDIRI. UDAH BOSEN GUA LIAT HT SELALU NGOMONGIN SOAL JEPANG

DENGAN ALASAN MENIRU YG BAE BAELAH SAMPE YANG ALAY ALAY JEJEPANGAN SEMUA LO BAHAS DI KASKUS

WOY TONG JEPANG ITU GAK MELULU SEKEREN DAN SEHEBAT YANG LO KIRA AMPE LO LO PADA TEROBSESI SEOLAH KEPENGEN BANGET HIDUP DI JEPANG DAN JADI ORANG JEPANG

AKHIRNYA GARA2 JEJEPANGAN NOH LO LIAT BANYAK ALAY ALAY INDONESIA DI FB, TWITTER, BLOG YANG STRESS KPENGEN BANGET JADI ORANG JEPANG

AMPE MATA BOLOR DISIPITIN, IDUNG MELESEK DIMANCUNGIN BIAR KEK ANIME ANIME NIPPON. AMPE NAMA PEMBERIAN BOKAP NYOKAP LO HASIL SELAMETAN LO GANTI GANTI PAKE NAMA JEPANG SEGALA

BELAJAR DISIPLIN DAN KERJA KERAS GAK HARUS LU KE JEPANG MELULU. MEMAHAMI TEKNOLOGI DAN ILMU PENGETAHUAN GAK MUTLAK LU KUDU KE JEPANG MELULU

SEMUA ADA DI DIRI LO MASING MASING TINGGAL LO BERUSAHA BUAT MENGOLAH DAN MEMBIASAKAN DIRI BIAR JADI BUDAYA KHAS INDONESIA BUKAN JEPANG!

Quote:Original Posted By dewindoet ►
gw pernah jalan2 kesana cuma 5 hari, kebiasaan yg gw bawa adalah selalu silent handphone di tmpt umum. Krn ringtone yg bersuara di tempat umum bagi mereka mengganggu untuk orang lain. Ampe skarang masih begitu gw, handphone hmpr selalu silent.
Quote:Original Posted By mataharisuci ►
tingkat kriminalitas berbanding terbali dengan tingkat kesejahteraan
tingkat kesejahteraan berbanding terbalik dengan tingkat kebodohan

thats all

Quote:Original Posted By SonOfRa ►
tapi lihat gan , hidup di sana , ane rasa tidaklah menyenangkan

lahir , hidup , menjadi pegawai ( 70% menjadi pegawai ) pergi pagi pulang petang
ampe mati lanjut ke anak nya , anaknya lanjut ke cucunya

kaya siklus buatan computer gan , tapi agan kan jg ga kasi tau dark side dari jepangnya sendiri

Quote:Original Posted By beatinx ►

Quote:Original Posted By bedongli ►
orang jepang cinta tanah air gak hanya di mulut..
Quote:Original Posted By warmness ►
dari dulu ane suka sekali dengan negara jepang.
dari kebudayaan, kedisiplinan, makanan… terutama ane suka sekali dengan product nya.
tapi tetep ane selalu cinta dengan indonesia
Quote:Original Posted By thekingisme ►
bullsh*t

kenyataannya sering juga terjadi perampokan. apalagi kalau kamu gak ngunci pintu, siap2 barangmu dicuri.

polisi ramah semuanya? sebagian besar iya.

dompet ditunjukin? lu pikir kaga ada pencopet disana?

gak ada uang palsu? hell, lo pikir ga ada kejadian penggerebekan uang palsu di jepang?

gak nanya siapa yang ngetok pintu? yaiyalah, kalo di daerah kota besar mereka udah pake teleprompt, keliatan siapa yg ngebel rumah mereka. bukan karena merasa aman siapapun yg ngetok.

resleting tas dibuka? siap-siap isinya hilang, apalagi di osaka dan tokyo

dll, dbs, dlsb, tapi lebih banyak yg bener.

kalo gak pernah tinggal di jepang, jangan cuma copas tong! ini mah jelas-jelas tulisan orang yang fanatik ke jepang terlalu berlebihan.

btw yg waktu tunggu angkutan publik itu, ketepatan waktu jepang melebihi amerika dan eropa lho!! emang orang jepang itu sangat menghargai waktu gan. dibandingin sama indonesia? meh.

kemudian yg orang tua dengan semangat tinggi, itu juga keren. ane sering nemuin orang jepang tua berkelana ke indonesia sendirian. malah pernah nanganin nenek-nenek jepang yg meninggal di kamar hotelnya pas sedang berlibur sendiri ke bali SENDIRI lho gan berliburnya.

tidak panik ketika gempa, karena sedari kecil orang jepang sering sekali dididik mengenai bencana-bencana seperti gempa dan kebakaran. kan sering ada juga tuh di manga, simulasi bencana di SD-SD.
Quote:Original Posted By fahriakmal ►
kalo dibandingin sama apa yg ada di kita keliatan banget bedanya..
tapi ane tetep bangga sama indonesia, ane pernah baca buku yg sedikit ngasih tau kekurangan di jepang yang bakalan buat agan bersyukur kerena tingga di indonesia
Quote:Original Posted By saputracarles ►
kalo menurut ane mending ente pindah deh ke jepang dari pada di sini bisa nye menghina doang

Quote:Original Posted By exdragonnuvx7 ►
ane berharap Indonesia bisa kyk Jepang gan.
ane udah cape liat rasis.
Alay
ababil
pencopet, perampok, maling.

Kita di banding Jepang lebih unggul.
Tp kita paling suram.
miris liatnya gan.

kalau semua orang menanamkan sifat hormat, menghilangkan ego dan juga mengikuti nilai kehidupan dengan benar, mungkin kita bs bersaing dengan Jepang.

di Indonesia Koruptor aja bs dapet potong ms tahanan?
padahal jelas salh.
Quote:Original Posted By fogaoni ►
Ini yang membuat ane selalu iri dengan negara penjajah kita

Selalu mereka disiplin tinggi, padahal kita juga dijajah demikian tapi sepertinya budaya ‘budak’ lebih diutamakan.

Apalagi dalam hal kebersihan mereka sangat sangat saya irikan

Tapi kalau harga dan penawaran ditiadakan mengingat semua gaji distribusinya merata
Quote:Original Posted By ramseyblake ►
byk yg post senewen bagaikan TS nya tidak cinta negara sendiri. Kalo mnurut ane TS bukan tidak cinta negara sendiri, tapi hanya coba membandingkan dan pasti dari segi positif. Jgn esmosi dl baca tentang jejepangan atau gmn.. krn mnurut ane byk yg bs d pelajari dr sana terutama masalah kedisplinan. Kita ga usa byk mikir2 dan merasa ketakutan kalo udah ngomongin jejepangan gini.. ambil sisi positif nya aja, kalo dikit2 d bandingin trus merasa kurang nasionalis berarti ente jd org yg ga bs nerima perbedaan dan kurang punya kemauan untuk berkembang
Quote:Original Posted By dieq41 ►
kayanya hampir nggak mungkin klo di indo bisa kaya begitu.

kebanyakan orang pada posting sisi baiknya jepang, naah biasanya ada sisi jeleknya juga kan?
Quote:Original Posted By egilalo ►

Trus kalo udah tinggal di jepang ente mau ngapain?

Mau ikutan tidak buang sampah sembarangan? mau ikutan ngantri? mau tidak merokok di sembarang tempat? mau ikutan gak nyuap polisi? mau ikutan nyimpen sepeda dan kendaraan disembarang tempat tanpa dikunci?

Ente bilang jepang negara impian lo? bukannya itu menunjukan bahwa ente ngerasa nyesel hidup di indonesia, cuma aja lo takut ngungkapinnya disini. semua hal yang baik bisa lo terapin di negara lo sendiri kok, di negara yang butuh orang2 baik dan pekerja keras untuk menebarkannya kepada yang lain. dan negara itu namanya indonesia

Gua doain mudah mudahan lo banyak rezeki dan panjangn umur biar lo segera cabut ke jepang dan jangan pernah balik lagi ke Indonesia
Quote:Original Posted By zakysyuhada12 ►
jadi pengen tinggal di sana ane, gan.
kebiasaan orang jepang ada pada diri ane (ga semua juga sih) dan lumayan juga orang yang sebangsa dengan ane yang malah nganggap ane ini orang aneh dan bahkan mereka kaya nganggap sikap ane cuma sebuah pencitraan
bikin emosi juga kalo lama lama dibully dengan fitnahan itu
Quote:Original Posted By walet99 ►
Adakah yang merasa tersindir ??? hahahhaaaa
Quote:Original Posted By seighart12 ►
cita2 ane pngen kejepang gan pngen rasain disiplin nya d stu klo di indo disiplin dkit sering dmarahin (contoh: lampu merah ane stop di belakng zebra cross mlah di klaksonin sma belakng ane )
Quote:Original Posted By genovaratin ►
memang displin banget.. bahkan temen ane yg tinggal sana bilang, waktu main ke mall dan ketemu kepala perusahaan yg naik turun mobil mewah, disapa pun dibalas sampe membungkuk banget… padahal ga kenal loh itu.. kalo orang sini mah boro2 dilirik, dikira mau hipnotis yak
Quote:Original Posted By bristlecone ►
perlu kesadaran dari pribadi masing masing kalau hal itu mau terlaksana.

1.mau bersih? kalo tindakan buang sampah sembarangan masih dianggap wajar, ya ga bakal bisa.

2.mau aman? ini karena masalah ekonomi.keamanan yang berkurang masih terbentur karena masalah perut.

3.mau teratur? kalo kesadaran untuk menghormati orang lain masih kurang, antre aja kaga bisa, ya sudah, susah.

4.mau nyaman? saat ini kemungkinan besar kenyamanan hanya milik orang yang berduit saja.

mungkin masih banyak kendala yang dihadapi bangsa kita yang plural ini.ane bersyukur ane suka bersih, jadi kebiasaan seperti itu menimbulkan kenyamanan.cewek ane jadi makin demen kalo balilk ke indo dari jepang. hehehe.

semoga kedepannya bangsa indonesia, terutama penduduknya lebih sadar, lebih taat akan peraturan yang berlaku, demi beberapa hal yang ane sebutkan diatas tadi.

Quote:Original Posted By maybemylife ►
waelah lebay, ente fikir ente tinggal di jepun??pengen disana??pindah aja atuh, kebiasaan disono ga semua bisa dibawa kmari gan,dimana langit dijunjung disitu tanah dipijak ”
Cermati tuh peribahasa, segitu banyak kelebihan jepun, ente fikir di indo ga lebih??lebih bang, cuma ente ngeliat dari satu sisi dan bukan dua sisi

Quote:Original Posted By 8169uy ►
Semua Yang agan tulis dan sampaikan itu betul semua, ane pernah kesana September 1994 dalam rangka study tour dari dept. Tenaga kerja, bekerja sama dengan IMM Japan.

pengalamaan ane di sana sangat terkesima, kesan yang ane dapat selama 1 bulan di sana, BERSIH, TERTIB, RAMAH… sangat berbeda dengan di INDONESIA. bisa di katakan 180 derajat.

Tiba di bandara, petugas imigrasi selalu membungkuk dan tersenyum, di SuTa kita di jutekin dan di arahkan ke calo. Setiap gedung semua pintu masuknya otomatis, baik itu yang di putar ( seperti Mall Taman Angrek), Kendaraan Umum tidak ada kondektur semuanya serba otomatis, setiap tiang jendela ada tombol, jika halte yg di tuju akan sampai, tombol akan menyala, dan 1 penumpang yg memencet tombol, maka lampu di tombol akan mati.

Eskalator org2 wajib di sebelah kiri untuk memberi jalan utk orang yang sedang terburu2. Vending machine setiap 50m ada, bahkan untuk Mie dlm cup dalam mesinnya terdapat Air panas. ada juga kita mau minum coklat panas, kopi, susu atau teh panas dan dingin ada. di indonesia, mungkin malah sdh di curi…

Masyarakat Jepang tidak mengenal Gengsi, mereka akan malu jika mereka mencuri, atau merampok. banyak yg level manager dengan memakai stelan jas komplit, mereka tetap naik sepeda untuk menghindari kemacetan di Rush hour. Jam paling ramai itu di jam 6 pagi sampai jam 9 pagi. setelah itu jalanan kembali sepi.

Coret2an di kereta api/ bis tidak ada sama sekali, di pinggir jalan atau di mana tidak ada. Kereta api tidak pernah terlambat, setiap 5 menit pasti ada, baik itu yg di atas atau di subway. jadi masyrakat Jepang lebih senang menggunakan transportasi umum dari pada Mobil pribadi.

Pengalaman ane Home stay, keluarga sana mempunyai 5 mobil yg berbeda, ada 2sedan, suv, pick up dan truk sedang. dan kendaraan di beli berdasarkan kebutuhan, bukan karena GENGSI.

Quote:Original Posted By sikil2gel ►
Ada lagi yag kurang :
1. Dilarang keluar mobil dari pintu sebelah kanan karena tidak safety
2. Jika naik taxi di Jepang, pintu dibuka dan ditutup oleh supir. Penumpang dilarang membuka dan menutupnya sendiri

klo boleh di post di page one gan
Quote:Original Posted By 19petruk19 ►
keliatannya enak ye gan tinggal di jepun
padahal tingkat bunuh diri di sono sangat amat tinggi
yg menandakan tingkat kebahagiaan rendah
iya sih secara ekonomi mereka bahagia
tapi secara batin? who know

mendingan Indonesia, makan gak makan asal ngumpul

buat yg pengen pindah ke jepun sono, lebih baek berpikir ribuan kali dulu
Quote:Original Posted By misstumbler ►
Banyak yang perlu diacungin jempol dari kebiasaan orang Jepang.

Namun disisi lain, ada hal2 yang negatif juga. seperti bullying yang marak di sekolahan. Mungkin terkesan Jepang itu damai, tapi bisa jadi karena aktivitas ngegencet orang di sekolah & kantor, bahkan tetangga. Karena takut, jadi memilih diam aja. Ngebully itu ada sih di negara lain termasuk negara kita, tapi kalau diperhatikan, kayaknya di Jepang yang angka bullyingnya paling tinggi.
Quote:Original Posted By vongolasky ►
kebiasaan bisa dibentuk dari mulai diri sendiri dan menularkannya pada generasi dibawahnya, ntar kalo generasi yang tua2 udah mokat juga bisa jalan itu kebiasaan2 yang TS ceritain di indonesia (yang baik2 aja, gag ngunci pintu itu salah, wajib dong berusaha untuk menjaga, jgn dipasrahin gitu aja),.
ane pernah denger cerita tentang singapore,
singapore dulu bangsanya parah lho pas tahun 70an, kalo kata orang jawa itu kemproh, seperti meludah sembarangan yang paling simple, kemudian pemerintahnya membuat peraturan lengkap satu set dengan dendanya, pada awalnya mereka tidak patuh tapi setelah ngerasain denda dan mengajarkannya kepada generasi berikutnya (anak cucu) maka terbentuklah negara singapore yang rapi dan teratur, yang kemudian kita kenal menjadi negara paling berdenda (lupa bahasa inggrisnya, haha),.
gitu coy ceritanya, semangat!
Quote:Original Posted By blackshadows ►
Judul yang diatas konotasinya negatif, makanya banyak comment pro kontra ni.Seandainya judul diganti:
“60 Kebiasaan yang Terbentuk di Jepang yang bisa Dicontoh”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s